Bagaimana cara memilih botol bayi?
LANGKAH 1: Tentukan Bahan Botol Bayi.
1. Tahan panas/tahan deformasi: kaca > Plastik (PES = PC > PP). Semakin tahan panas, semakin sulit mengalami deformasi.
2. Ketahanan aus timbangan: kaca > Plastik (PES > PC > PP). Keausan timbangan, tidak bagus dalam menguasai jumlah ASI.
3. Dapat dicuci: kaca PES > Plastik (PC > PP). Dinding bagian dalam yang halus mudah dibersihkan.
4. Kekuatan: Plastik > Kaca, tidak mudah pecah.
5. Berat jenis: kaca > plastik, proporsi besar, tidak mudah dibawa.
LANGKAH2: Tentukan kapasitas botol bayi.
Secara umum, kapasitas menyusui bayi di bawah satu bulan adalah sekitar 100-120 ml setiap kali. Bayi di atas satu bulan harus menyusui 120-200 ml sekali dan 800-1000 ml per hari (7-8 kali per hari). Beberapa bayi minum lebih sedikit.
Oleh karena itu, bayi usia 0-1 bulan membutuhkan setidaknya botol susu berukuran 120 ml. Sebagian ibu membeli botol susu berukuran 240 ml secara langsung karena alasan ekonomi. Padahal, kebiasaan ini sangat buruk. Jika pada awalnya mereka menggunakan botol susu berkapasitas besar, mereka akan selalu merasa bahwa bayinya makan lebih sedikit dan menyusu secara berlebihan tanpa disadari. Selain itu, pada umumnya botol susu bayi perlu dihilangkan dan diperbarui selama usia 4-6 bulan. Oleh karena itu, pilihan pertama botol susu berukuran 120 ml lebih tepat. Botol susu berukuran 60 ml berukuran kecil dan mudah dibersihkan. Sangat cocok bagi bayi yang baru lahir untuk minum air dalam jumlah sedikit berkali-kali.
LANGKAH 3: Menentukan Kaliber Standar atau Kaliber Lebar.
Botol susu bayi pada dasarnya dapat dibagi menjadi "botol kaliber standar" dan "botol kaliber lebar", perbedaannya terutama terletak pada ukuran dot dan mulut botol. Dot botol susu mulut lebar relatif lebih besar dan lebar. Botol susu ini dirancang untuk meniru ASI, sehingga bayi dapat bernapas lebih aman dan lebih sesuai.
LANGKAH4: Tentukan jumlah pembelian.
Baik ASI, susu formula, atau susu campuran, membutuhkan sejumlah botol susu. Diperlukan setidaknya 3-4 jam untuk membersihkan, mendisinfeksi, dan mengeringkan botol. Tidak cukup hanya memiliki persediaan botol susu yang cukup. Jika orang tua ingin bermalas-malasan atau menghabiskan banyak waktu, mereka juga dapat membersihkan semua botol susu bersama-sama setiap hari, yang menghemat waktu dan tenaga.
Waktu menghisap bayi sebaiknya dikontrol antara 10-15 menit, terlalu lama atau terlalu pendek tidak baik untuk perkembangan normal mulut bayi, saat memilih dot, Anda dapat menjadikan waktu menghisap sebagai acuan.
Bagaimana cara mendisinfeksi botol bayi sebelum digunakan pertama kali?
Desinfeksi botol susu bayi dari kaca harus direbus dengan air dingin, yang harus menutupi botol susu bayi dari kaca. Lima menit setelah air mendidih, masukkan dot, tutup botol, dan bagian plastik lainnya. Lima menit setelah tutup panci ditutup, matikan api dan biarkan air sedikit dingin. Perhatikan waktunya jangan terlalu lama.
Botol plastik bayi disinfeksi, air direbus sebelum botol dan dot, tutup botol bersama-sama disinfeksi, kedalaman air untuk menutupi semua peralatan makan. Isi botol dan tutup bayi dengan air agar tidak mengapung. Kocok benda-benda di dalam air dengan lembut sampai tidak ada gelembung yang terlihat.