Saat kita berbelanja di supermarket, kita dapat melihat berbagai macam botol kaca, yang warnanya sangat cerah dan bertekstur bagus. Kita juga dapat melihat beberapa gelas kristal yang tidak berwarna dan transparan. Apa bahan botol kaca tersebut?
1. Kaca soda kapur
Gelas dan mangkuk yang digunakan sehari-hari terbuat dari bahan ini, yang memiliki karakteristik perbedaan suhu yang kecil akibat perubahan yang tiba-tiba. Misalnya, jika air mendidih disuntikkan ke dalam gelas yang baru saja dikeluarkan dari lemari es, gelas tersebut kemungkinan akan pecah. Selain itu, tidak disarankan untuk memasukkan produk kaca soda kapur ke dalam oven microwave untuk dipanaskan, karena ada juga risiko keselamatan tertentu.
2. Kaca tempered
Kaca tempered merupakan hasil daur ulang dari kaca biasa, dan harganya 10% lebih mahal daripada kaca biasa. Kaca tempered biasanya digunakan sebagai gelas anggur. Kaca tempered memiliki ketahanan panas yang buruk. Saat suhu lingkungan berubah drastis, kaca mudah retak karena adanya nikel sulfida, jadi kaca tempered tidak cocok untuk menuangkan air mendidih.
3. Kaca kristal
Umumnya digunakan untuk membuat gelas piala. Kaca ini memiliki ciri refraksi yang baik, terasa nyaman di tangan, dan suara yang renyah dan menyenangkan saat diketuk. Ada dua jenis kaca kristal, kaca kristal timbal dan kaca kristal bebas timbal. Kaca kristal timbal tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi, terutama jika Anda minum minuman asam dengan gelas air. Timbal dapat larut dalam cairan asam, dan konsumsi jangka panjang dapat menyebabkan keracunan timbal.
4. Kaca borosilikat tinggi
Gelas kaca borosilikat tinggi merupakan gelas air kaca yang tahan terhadap suhu tinggi dan dingin. Ketahanan panasnya sangat baik, sehingga biasanya digunakan untuk membuat set teh kaca. Teko kaca yang baik terbuat dari kaca borosilikat tinggi. Selain itu, kaca borosilikat tinggi memiliki daya hantar cahaya yang sangat baik, ketebalan yang seragam, dan suara yang jernih.